Senin, 21 September 2026

PBB menyetujui peta dunia baru yang menggambarkan skala sebenarnya Afrika

Resolusi yang diusulkan Togo menyerukan penghentian bertahap penggunaan peta tradisional yang menggambarkan benua Afrika seukuran Greenland

Gambar 1. Afrika pada peta dunia tradisional yang menggunakan proyeksi Mercator (kiri), dan pada peta Equal Earth tahun 2018 (kanan). Gambar gabungan: equal-earth.com, Getty Images

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah melakukan pemungutan suara untuk mengadopsi resolusi yang menyerukan agar dunia secara resmi menghentikan penggunaan peta Mercator tradisional dan menggantinya dengan peta yang menampilkan ukuran Afrika secara lebih akurat.
Dalam sidang di markas besarnya di New York, Majelis Umum PBB secara resmi menghentikan penggunaan proyeksi Mercator abad ke-16 dan menggantinya dengan proyeksi yang didasarkan pada desain Equal Earth 2018 yang lebih akurat.

Jumat, 14 Agustus 2026

Skrip GEE untuk Menghitung LST dan TVDI

Berikut skrip Google Earth Engine (GEE) untuk menghitung NDVI, LST dan TVDI. Citra yang digunakan adalah Landsat 8 dan Landsat 9. Data yang digunakan mulai 11 Juni 2026 - 23 September 2026.

// =====================================
// FUNGSI CLOUD MASK LANDSAT C2 L2
// =====================================

function maskL89(image){

  var qa = image.select('QA_PIXEL');

  var mask =
      qa.bitwiseAnd(1 << 3).eq(0) // cloud
      .and(qa.bitwiseAnd(1 << 4).eq(0)) // cloud shadow
      .and(qa.bitwiseAnd(1 << 2).eq(0)) // cirrus
      .and(qa.bitwiseAnd(1 << 5).eq(0)); // snow

  return image.updateMask(mask);
}

Minggu, 09 Agustus 2026

PERBEDAAN SKRIPSI, TESIS DAN DISERTASI

Perbedaan yang paling mendasar terletak pada kedalaman masalah, tingkat kebaruan (novelty), kontribusi terhadap ilmu pengetahuan, kompleksitas metodologi, serta posisi penelitian terhadap perkembangan ilmu. 

AspekSkripsiTesisDisertasi
JenjangS1S2S3
Tujuan utamaMembuktikan kemampuan melakukan penelitian ilmiahMengembangkan dan menguji pemikiran/pengetahuan secara lebih mendalamMenghasilkan kontribusi baru terhadap ilmu pengetahuan
FokusPenerapan ilmuPengembangan/penguji­an ilmuPenciptaan/pengembangan signifikan ilmu
Masalah penelitianRelatif spesifik dan terbatasLebih kompleksKompleks, fundamental, dan/atau strategis
Kajian teoriMemadai untuk menjelaskan masalahMendalam dan kritisSangat mendalam, kritis, dan mampu membangun argumentasi teoretis
MetodologiUmumnya satu pendekatan utamaLebih kompleks dan analitisSangat kuat, dapat multidisiplin atau mengembangkan metodologi
NoveltyTidak selalu dituntut sebagai kontribusi baru yang kuatAda unsur kebaruan atau pengembanganNovelty merupakan tuntutan utama
KontribusiKontribusi praktis/akademik terbatasKontribusi terhadap pengembangan pengetahuan atau pemecahan masalahKontribusi baru yang jelas terhadap body of knowledge
Pertanyaan utama"Bagaimana menerapkan ilmu untuk menjawab masalah?""Apa yang dapat dikembangkan atau diuji dari pengetahuan yang ada?""Apa pengetahuan baru yang dapat saya kontribusikan kepada ilmu?"

Skripsi: menunjukkan kemampuan melakukan penelitian

Senin, 20 Juli 2026

TerrSet/IDRISI Download

TerrSet liberalGIS (formly known as Terrset GIS)

TerrSet GIS has become free software, and therefore you no longer need a SFU site license to access it.

TerrSet liberaGIS is the new free version of the TerrSet/IDRISI software, released on December 2, 2024. It includes significant updates and improvements. This 20th release, made possible by the merger of Clark Labs with Clark Center for Geospatial Analytics, makes the software free to all users. The freeware software is named “liberaGIS,” derived from the Esperanto word “liberagis” meaning liberated, set free.

An integrated geospatial software system

TerrSet is an integrated geospatial software system for monitoring and modeling the earth system for sustainable development. The TerrSet system incorporates the IDRISI GIS Analysis and IDRISI Image Processing tools along with a constellation of vertical applications.

IDRISI TerrSet 

Senin, 22 Juni 2026

Alat Pengukur Suhu dan Kelembaban Berbasis IoT dan Real Time

Alat ukur ini dibuat dalam rangka riset pengukuran suhu dan kelembaban di Kota Gorontalo yang didanai BIMA Kemdiktisaintek Indonesia Tahun 2026. Bekerja berdasarkan jaringan WIFI dan listrik berbasis IoT dan real time (tiap 15 menit) selama bulan Juni-September 2026. 

Riset ini bertujuan mengembangkan sistem pemantauan suhu permukaan tanah real-time berbasis IoT yang terintegrasi dengan data penginderaan jauh untuk mitigasi iklim di Kota Gorontalo. Sistem ini akan meningkatkan resolusi temporal dan spasial pemantauan LST, serta menghasilkan model prediksi untuk intervensi mitigasi yang efektif.  

 
Pemasangan alat ukur

Pembacaan suhu dan kelembaban (tiap 15 menit) via gsheet