Senin, 29 Desember 2025

Satelit Penginderaan Jauh China : SDGSAT-1

SDGSAT-1 (Sustainable Development Science Satellite-1) adalah satelit ilmiah pertama yang dikembangkan secara khusus untuk mendukung pemantauan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) oleh Chinese Academy of Sciences (CAS), melalui Big Earth Data for SDGs (BED4SDGs) initiative. Satelit ini diluncurkan pada 5 November 2021 dari Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan, Tiongkok. 

Satelit ini bertujuan untuk mendeteksi parameter yang mewakili interaksi antara aktivitas manusia dan lingkungan bumi. Gambar yang dihasilkan akan diubah menjadi informasi yang dapat diterapkan pada Sustainable Development Goal's (SDGs) dan studi tentang korelasi dan interaksi antara aktivitas manusia dan lingkungan alam. 

Kamis, 27 November 2025

Satelit Sentinel-6B Sukses Diluncurkan

Satelit Copernicus Sentinel-6B berhasil diluncurkan pada 17 November 2025 pukul 06:21 CET dari Pangkalan Vandenberg, California, USA. Sinyal pertama diterima pada pukul 07:54, mengkonfirmasi satelit dalam kondisi baik.

Successful Launch of Copernicus Sentinel-6B Satellite to Monitor Rising Seas

Tujuan dan Kemampuan:

  • Satelit dilengkapi radar altimeter yang sangat akurat untuk mengukur ketinggian permukaan laut dengan presisi hingga satuan cm
  • Data digunakan untuk memantau kenaikan permukaan laut, salah satu indikator paling jelas dari perubahan iklim
  • Membantu pemerintah dan masyarakat pesisir dalam persiapan menghadapi banjir, erosi, dan cuaca ekstrem

Jumat, 10 Oktober 2025

Profesi GIS Analyst dan Kartografer akan tergantikan oleh AI?

Profesi GIS Analyst dan Kartografer tidak akan sepenuhnya tergantikan oleh AI, namun peran dan fokus pekerjaan mereka akan bertransformasi secara signifikan.

AI (terutama dalam bentuk GeoAI dan Machine Learning Spasial) lebih bertindak sebagai alat bantu yang sangat kuat yang akan mengotomatisasi tugas-tugas yang repetitif dan berbasis data, sementara manusia akan fokus pada tugas yang memerlukan keahlian tingkat tinggi.

Tugas yang akan Diambil Alih oleh AI (Otomatisasi)

AI sangat efektif dalam mengotomatisasi tugas-tugas GIS dan pemetaan yang bersifat rutin, masif, dan membutuhkan kecepatan komputasi.

  1. Ekstraksi Fitur Otomatis: AI dapat secara otomatis dan sangat cepat mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan memetakan objek (seperti bangunan, jalan, vegetasi, atau bahkan mobil) dari citra satelit, foto udara, atau data LiDAR. Ini menggantikan tugas digitasi dan klasifikasi manual yang memakan waktu.

  2. Validasi dan Pembersihan Data: AI dapat mendeteksi anomali, error, atau data duplikat dalam dataset geospasial skala besar, sehingga mengurangi waktu yang diperlukan untuk data cleaning dan penjaminan kualitas.

  3. Pembuatan Peta Dasar (Automated Cartography): AI dapat menghasilkan peta dasar atau peta tematik sederhana secara otomatis berdasarkan template yang telah ditentukan.

Selasa, 23 September 2025

Estimasi Suhu Permukaan Tanah di Google Earth Engine

Berikut ini skrip Google Earth Engine (GEE) untuk estimasi suhu permukaan tanah/land surface temperature (LST).

Data yang digunakan adalah citra Landsat Tahun 1995,  2000, 2005, 2010, 2015, 2020, 2025.


// Year list to map

Map.centerObject(table,12);

var yearList = [1995, 2000, 2005, 2010, 2015, 2020, 2025];

// ------------1995-----------

var citra1995 = ee.ImageCollection('LANDSAT/LT05/C02/T1_L2')

     .filterBounds(table)

     .filterDate('1995-01-01','1995-12-31')

     .filterMetadata('CLOUD_COVER_LAND', 'less_than', 50)

     .sort('CLOUD_COVER', false);

Senin, 22 September 2025

China meluncurkan Satelit Zhangheng 1B untuk Pengamatan Geospasial

Cina kembali mencatat pencapaian penting di bidang antariksa dengan berhasil meluncurkan roket Long March 2D dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di Gurun Gobi, Sabtu sore. Roket tersebut membawa satelit Zhangheng 1B, satelit pertama Cina yang dikhususkan untuk memantau medan geofisika Bumi, ke orbit yang telah ditentukan. Peluncuran pada pukul 15.56 waktu setempat ini menandai langkah maju dalam upaya memperkuat kemampuan Cina dalam observasi geofisika berbasis satelit.

Menurut Administrasi Luar Angkasa Nasional Cina (CNSA), keberadaan Zhangheng 1B akan meningkatkan sistem pemantauan terintegrasi ruang–udara–darat, terutama dalam menghadapi bencana alam besar. Satelit ini merupakan hasil kerja sama internasional, khususnya dengan Italia, berdasarkan nota kesepahaman yang ditandatangani pada tahun 2019. Dirancang dengan masa operasional enam tahun, Zhangheng 1B membawa sembilan instrumen ilmiah, termasuk detektor medan listrik yang dikembangkan bersama Cina–Italia, serta detektor partikel energi tinggi buatan Italia.


Satelit Buah Kerja Sama Cina–Italia

Menariknya, Zhangheng 1B lahir dari kerja sama internasional. Pada 2019, Cina dan Italia menandatangani nota kesepahaman, dan hasilnya kini benar-benar mengorbit. Satelit ini dirancang untuk bekerja selama enam tahun dengan membawa sembilan instrumen ilmiah.

Beberapa instrumen andalan adalah detektor medan listrik yang dikembangkan bersama Cina–Italia, serta detektor partikel energi tinggi buatan Italia. Perangkat-perangkat ini memungkinkan satelit menangkap data penting yang sebelumnya sulit didapat. 

Fungsi dan Misi Satelit Zhangheng 1B

Satelit ini memiliki misi utama untuk melakukan pengukuran hampir real-time terhadap berbagai parameter geofisika. Instrumen di dalamnya mampu merekam medan elektromagnetik global, gelombang elektromagnetik, ionosfer, hingga atmosfer netral. Selain itu, Zhangheng 1B juga dirancang untuk mendeteksi anomali elektromagnetik yang diakibatkan oleh aktivitas geologi maupun aktivitas manusia.

Fungsi lain yang tak kalah penting adalah kemampuan merekam fenomena atmosfer seperti petir dan badai guntur. Data yang diperoleh akan sangat bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas deteksi dini, penilaian risiko, serta sistem peringatan dini bencana alam besar seperti gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi, dan badai petir. Dengan begitu, satelit ini diharapkan bisa memberi kontribusi nyata bagi upaya mitigasi bencana di tingkat global.